Deskripsi
Manusia Alarm: Segenggam Puisi adalah kumpulan puisi karya Setia Naka Andrian yang menghadirkan kegelisahan manusia modern dalam bahasa yang tajam, ganjil, reflektif, dan penuh daya kejut.
Melalui 84 puisi, buku ini mengajak pembaca menyelami berbagai persoalan yang kerap meneror manusia dari dalam maupun luar dirinya: ketakutan, kekecewaan, kegagalan, kesunyian, tubuh, rumah, bahasa, iman, sejarah, negara, keluarga, hingga kemanusiaan yang semakin rapuh. Puisi-puisi dalam buku ini bukan sekadar permainan kata, tetapi alarm yang membangunkan kesadaran pembaca terhadap banyak hal yang sering luput dilihat dalam kehidupan sehari-hari.
Judul-judul seperti Bacalah Kami, Pasukan Berani Lapar, Nak Pukul Kebodohanmu, Apa Kabar Bahasa, Secangkir Kopi Bahasa, Jakarta Malam Hari, Sejarah Keyakinan, Gagal Beriman, Pesan Ibu, Mau Makan Agama Apa, Apa Kabar Manusia, Perihal Pembunuhan, Pesta, dan Manusia Alarm menunjukkan keluasan tema sekaligus keberanian penyair dalam mengolah keresahan personal menjadi renungan sosial.
Sebagian puisi dalam buku ini telah dimuat di berbagai media massa, dan salah satu puisinya, Mau Makan Agama Apa, meraih Juara I Cipta Puisi Perayaan Hari Puisi Indonesia 2017. Karena itu, Manusia Alarm layak dibaca oleh pecinta puisi Indonesia, mahasiswa sastra, peneliti, komunitas literasi, penulis kreatif, dan siapa pun yang ingin menikmati puisi kontemporer yang menggugah, menggugat, dan meninggalkan gema panjang dalam pikiran.




















