Deskripsi
Buku Kajian Strukturalisme Genetik pada Novel Bertemakan Religiositas mengupas secara komprehensif novel Bumi Cinta karya Habiburrahman El-Shirazy melalui lensa strukturalisme genetik. Penulis menggunakan pendekatan ini untuk mengungkap bagaimana nilai-nilai religiositas—yang mencakup kepercayaan, peribadatan, penghayatan, pengetahuan, dan pengamalan—termanifestasi dalam struktur intrinsik novel (tema, alur, penokohan, latar), struktur sosial yang melatarbelakanginya, serta pandangan dunia pengarang.
Buku ini dimulai dengan pengantar tentang pentingnya karya sastra sebagai cermin nilai-nilai kehidupan dan religiositas. Novel Bumi Cinta dipilih karena kekayaannya akan nilai-nilai keagamaan dan latar tempatnya yang unik di Moskwa, Rusia—sebuah negara yang pernah berideologi komunis yang meniadakan Tuhan.
Analisis difokuskan pada tokoh utama Muhammad Ayyas, seorang mahasiswa muslim Indonesia yang berjuang mempertahankan keimanannya di tengah godaan dan tantangan di Rusia. Konflik utama terjadi antara Ayyas dengan Linor, seorang pemeluk Yahudi radikal anarkis yang tergabung dalam Gush Emunim, Zionis, dan Mossad. Buku ini juga mengupas perjalanan spiritual tokoh-tokoh ateis seperti Devid dan Yelena yang akhirnya menemukan ketenangan melalui Islam.
Dengan mengaitkan analisis pada ayat-ayat Al-Quran dan Taurat, buku ini menawarkan pemahaman mendalam tentang bagaimana religiositas direpresentasikan dalam karya sastra dan bagaimana sastra dapat menjadi media dakwah yang efektif dan penuh hikmah.




![Warisan Dunia Sastra Rusia : 33 Maestro Sastra Rusia yang Mengguncang Dunia [Segera Terbit]](https://penerbitgarudhawaca.com/wp-content/uploads/2026/06/Cover-Warisan-Dunia-Sastra-Rusia-250x250.jpg)

















