Deskripsi
Pelarian Amoy adalah sebuah novel fiksi yang ditulis dengan sangat detail, seolah-olah sebuah laporan intelijen dan jurnalistik mendalam tentang tragedi kerusuhan Mei 1998 di Jakarta. Lebih dari sekadar cerita, novel ini mengungkap siapa di balik peristiwa itu, bagaimana peristiwa itu direncanakan, dan apa kepentingan di balik kekerasan rasial yang terjadi.
Kisah ini mengikuti Yuni (Amoy), seorang gadis SMA keturunan Tionghoa di Jakarta, yang kehidupannya berubah dalam sekejap saat gelombang kerusuhan melanda. Di tengah kepanikan dan kekacauan, ia harus melarikan diri dari para perusuh dan menghadapi ancaman pemerkosaan serta pembunuhan yang mengerikan. Novel ini juga menyoroti perjalanan Johan Bondowoso, seorang anak keturunan Tionghoa yang selamat dari tragedi 1965 dan menjadi orang terkaya di Hongkong, serta Chang Hwan, seorang agen intelijen China yang menyusup ke Indonesia untuk mengungkap dalang di balik kekerasan tersebut.
Dengan alur yang padat—hanya dalam rentang waktu satu jam di dalam pesawat—novel ini berhasil merangkai berbagai peristiwa, pengakuan, dan konspirasi yang membuka mata pembaca tentang tragedi kemanusiaan yang sangat mengerikan. Ditulis selama 10 tahun dengan “roh jurnalistik” oleh penulisnya yang juga seorang saksi sejarah, “Pelarian Amoy” adalah sebuah pengingat bahwa politik tidak boleh lagi diwarnai kekerasan dan bahwa kita semua adalah saudara.






















