Deskripsi
Etnosains Interaktif: Konsep IPA SD Berbasis Etnopedagogi Berbantuan AR hadir sebagai terobosan inovatif dalam pembelajaran Ilmu Pengetahuan Alam (IPA) di Sekolah Dasar. Buku ini mengintegrasikan tiga pilar utama—kearifan lokal (etnopedagogi), model pembelajaran aktif (PjBL & CBL), dan teknologi Augmented Reality (AR)—untuk menciptakan pengalaman belajar yang kontekstual, interaktif, dan bermakna.
Disusun oleh Rizalul Fiqry, S.Si., M.Pd., dosen PGSD STKIP Taman Siswa Bima, buku ini berangkat dari sebuah kesadaran: bahwa IPA tidak harus diajarkan sebagai materi abstrak yang jauh dari kehidupan siswa. Sebaliknya, konsep-konsep sains dapat ditemukan dalam praktik budaya sehari-hari—dari bunyi gong tradisional (No), lampu sumbu (Kalea Ilo), pandai besi (Ndede Cila), hingga gotong royong menurunkan perahu (Kalondo Lopi). Dengan pendekatan etnopedagogi, siswa diajak belajar dari lingkungan dan budaya mereka sendiri, sehingga IPA menjadi lebih dekat, nyata, dan bermakna.
Buku ini juga dilengkapi dengan panduan implementasi Project Based Learning (PjBL) dan Case Based Learning (CBL), dua model pembelajaran abad ke-21 yang terbukti efektif dalam menumbuhkan keterampilan berpikir kritis, kreativitas, kolaborasi, dan pemecahan masalah. Mahasiswa PGSD dan guru SD diajak untuk merancang proyek dan menganalisis kasus nyata dari budaya lokal, kemudian menghubungkannya dengan konsep ilmiah.
Keunggulan utama buku ini adalah integrasi teknologi Augmented Reality (AR). Pembaca dapat mengakses simulasi 3D interaktif—seperti gong virtual, nyala api, kincir angin, perahu, dan proses fotosintesis—cukup dengan memindai kode yang tersedia di dalam buku. AR menjembatani konsep abstrak menjadi pengalaman visual yang konkret, sehingga siswa dapat “melihat” dan “merasakan” fenomena sains secara langsung di dalam kelas.
Buku ini terdiri dari 13 bab yang mencakup:
-
Hakikat IPA dan tantangan pembelajarannya di SD
-
Konsep etnopedagogi dan peran teknologi AR
-
Strategi PjBL dan CBL dalam pembelajaran IPA
-
Besaran dan satuan dalam konteks budaya
-
Energi bunyi, cahaya, gerak, gaya, suhu, kalor, dan tumbuhan—semua dikaitkan dengan praktik budaya Nusantara
-
Integrasi antarkonsep IPA dan budaya
-
Panduan microteaching berbasis AR dan etnopedagogi
Buku ini dirancang khusus untuk mahasiswa PGSD, guru SD, dosen, dan pemerhati pendidikan yang ingin menghadirkan pembelajaran IPA yang kreatif, kontekstual, dan berdaya saing global tanpa meninggalkan akar budaya. Dengan pendekatan ini, IPA tidak lagi menjadi momok, melainkan petualangan menyenangkan yang membentuk generasi melek sains sekaligus bangga akan warisan budayanya.






















