Sekilas Tentang Cerkak

Cerkak. Benda apakah itu? Barangkali Anda sudah tahu tentang cerkak. Jika benar Anda sudah tahu, maka Anda dipersilakan untuk melewati artikel ini dan menjelajah artikel atau bagian lain dari website ini. Namun jika Anda belum tahu apa itu cerkak, maka tulisan ini adalah perkenalan singkat untuk Anda.

Pengertian cerkak

Cerkak, adalah kependekan dari Cerita Cekak. Dua kata tersebut adalah kata dalam bahasa Jawa yang artinya adalah Cerita Pendek. Yup, Cerkak adalah cerita pendek (cerpen) berbahasa Jawa. Pengertian lengkap cerkak adalah sebuah karya sastra dalam bentuk gancaran (prosa berbahasa Jawa) yang berisi sekelumit kisah atau peristiwa yang melibatkan tokoh tertentu dan dipaparkan secara cukup singkat. Rata-rata panjang sebuah cerkak sama dengan sebuah cerpen yaitu sekitar 1000 – 20.000 kata.

Jadi ciri utama yang langsung bisa dikenali dari sebuah karya cerkak adalah :

  • Berupa prosa dengan paparan cerita/peristiwa yang melibatkan tokoh/karakter tertentu.
  • Panjang karangan antara 1000-20.000 kata
  • Berbahasa Jawa.

Jadi jika sudah memenuhi ciri di atas maka sudah bisa disebut karya cerkak. Namun demikian, ada beberapa sastrawan Jawa yang mengatakan bahwa cerkak, tidak sekedar cerpen berbahasa Jawa, namun ia harus memiliki atau mengandung nilai-nilai kemanusiaan Jawa. Ini tentu kompleks dan subyektif. Mengingat di masa kini, orang-orang Jawa juga adalah bagian dari masyarakat global yang bersentuhan dengan masyarakat dan budaya etnis lain bahkan mengadopsi nilai-nilai budaya lain sebagaimana kodrat manusia sosial yang terus berkembang dan berevolusi budaya.

Unsur-Unsur dalam Cerkak

Sebagaimana karya cerpen, Cerkak juga memiliki unsur-unsur baik Intrinsik maupun Ekstrinsik. Unsur intrinsik berupa: tema; latar (waktu, tempat, keadaan); alur/plot; penokohan; sudut pandang dan pesan/amanat. Sedangkan unsur ekstrinsik berupa nilai sosial budaya, agama dan politik; pandangan hidup penulis; maupun kondisi sosial politik ketika karya tersebut ditulis.

BACA JUGA  Manfaat dan Keuntungan Menjadi PENULIS Buku

Tips Menulis Cerkak

Hal pertama yang harus dimiliki sebelum menulis cerkak adalah ide cerita. Jika Anda pemula, Anda bisa memulis dengan menuliskan kejadian menarik yang Anda alami atau yang Anda saksikan sendiri. Kebanyakan karya cerkak adalah fiksi, namun tidak selalu. Ada kalanya cerkak adalah sebuah perisitiwa nyata yang dikisahkan ulang dengan memberikan tambahan unsur fiktif pada tokoh maupun detil persitiwa. Kemudian setelah menemukan ide, Anda harus bisa membayangkan alur kejadiannya dengan lengkap dan terakhir adalah mulai menulis. Sehebat apapun idenya kalau tidak ditulis yang tidak jadi. Nah, tentu saja semua itu harus dilambari dengan kemampuan berbahasa Jawa serta kaidah penulisan yang benar.  Banyak penulis dan blogger yang memberikan detil tips menulis cerpen, Anda bisa mencari dan mempraktikannya sendiri.

Contoh Cerkak

Jika Anda membutuhkan contoh seperti apa cerkak itu, Penerbit Garudhawaca telah menerbitkan beberapa buku kumpulan cerkak seperti Godhong Suruh Temu Rose, karya Sugito HS, Yen Gajah Dadi Jaran karya Aryo Gendeng, Aja Sok Ngeyel karya Aryo Gendeng, Kembang Pasren karya Impian Nopitasari dan Rembulan Sacuwil karya Irul S Budianto. Anda bisa melihat informasi buku tersebut di SINI.

Jika Anda memiliki karya kumpulan cerkak dan ingin diterbitkan, silakan membaca panduan penerbitan di SINI.

penerbit garudhawaca

Penerbit Buku Online dan percetakan

%d blogger menyukai ini: