Deskripsi
Putri Kalingga adalah novel fiksi sejarah Nusantara karya Wibowo Wibidharma yang membawa pembaca menyelami dunia Kerajaan Kalingga, Maataram, dan masa pra-Mataram Kuno—masa ketika nilai-nilai leluhur, ajaran Hindu-Buddha, Kejawian, kekuasaan, dan martabat perempuan saling bertemu dalam pusaran sejarah.
Novel ini mengisahkan perjalanan seorang putri menuju takdir besar: bukan hanya sebagai perempuan bangsawan, tetapi sebagai sosok yang ditempa oleh kehilangan, ilmu kanuragan, kebijaksanaan para resi, pertarungan batin, dan keberanian mengambil risiko. Di tengah intrik istana, perdebatan agama dan kekuasaan, pergolakan masyarakat padukuhan, hingga sayembara ratu yang menegangkan, pembaca diajak melihat bagaimana seorang perempuan diuji—bukan hanya oleh ketangkasan memanah, tetapi juga oleh kecerdasan, keteguhan hati, kemampuan menakar kekuatan, dan keberanian memikul tanggung jawab.
Sebagai bagian dari Pentalogi Tanah Leluhur, Putri Kalingga tidak sekadar menghadirkan cerita kerajaan, peperangan, dan percintaan. Novel ini juga menjadi renungan tentang asal-usul nilai manusia Indonesia: tentang baik dan buruk, kuasa dan kebijaksanaan, agama dan toleransi, perempuan dan kepemimpinan, serta hubungan antara sejarah objektif dan pengalaman batin para tokohnya.
Dengan latar yang kaya, bahasa naratif yang kuat, serta atmosfer Jawa Kuno yang hidup, Putri Kalingga cocok dibaca oleh pecinta novel sejarah, peminat kisah kerajaan Nusantara, pembaca sastra berlatar budaya Jawa, serta siapa pun yang ingin menikmati fiksi sejarah Indonesia yang dalam, reflektif, dan penuh daya dramatik.






















