Mak Ana Asu Mlebu Ngomah, Karya Sastra Jawa Terbaik

Andy Sri Wahyudi, berpose dengan gaya slengekannya

Balai Bahasa Yogyakarta, menggelar acara bertajuk “Malam Puncak Bulan Bahasa 2017” pada 9 November 2017 silam. Bertempat di pendhapa Bangsal Kepatihan, kompleks Kantor Gubernur DIY, malam itu juga diumumkan sekaligus dianugerahi penghargaan untuk 7 kategori penilaian yang memang sudah dipersiapklan selama rangkaian bulan bahasa Oktober lalu.

Ada tujuh kategori penghargaan yang diberikan malam itu, salah satunya adalah kategori buku Karya Sastra Jawa. buku Mak Ana Asu Mlebu Ngomah, karya Andy Sri Wahyudi yang diterbitkan Penerbit Garudhawaca berhasil memenangi penghargaan tersebut dengan mendapatkan piala, piagam dan sejumlah uang pembinaan.

Mak Ana Asu Mlebu Ngomah, adalah buku berisi 3 naskah drama berbahasa¬† Jawa karya Andy Sri Wahyudi. Judul tersebut adalah judul salah satu dari tiga naskah di buku tersebut. Mak Ana Asu Mlebu Ngomah, mengisahkan tentang sebuah keluarga sederhana di sebuah kampung tepian kota yang rtesah karena diteror kedatangan “asu” atau anjing. Meski terdengar sederhana, namun naskah ini memang sangat kuat karena “asu” dalam kisah ini sesungguhnya adalah metafora dari kekuatan pemodal yang hendak menggusur warga kampung demi kepentingan bisnis. Menurut Andy, kisah ini adalah sebuah kejadian nyata yang pernah ia alami semasa remaja yang membuat ia harus berpindah rumah dan kehilangan beberapa sahabat karena telah berpindah entah kemana pasca kehilangan hak atas rumah tinggal mereka.

Kesuksesan buku Mak Ana Asu Mlebu Ngomah ini menambah daftar buku-buku terbitan Garudhawaca yang meraih penghargaan bergengsi selain Museum Penghancur Dokumen (Afrizal Malna)– Pemenang Kategori Puisi Khatulistiwa Literary Award 2013, dan Remang-Remang Kontemplasi (Setia Naka Andrian)–Peraih Penghargaan Acarya Sastra 2017 Badan Pembinaan dan Pengembangan Bahasa.

Penghargaan Sastra yang digelar Balai Bahasa Yogyakarta ini diikuti oleh puluhan judul buku dan lembaga. Daftar selengkapnya pemenang penghargaan adalah sebagai berikut :
1. Pemenang Kategori Tata Naskah Dinas SLTA : SMA Kolese De Brito

2. Pemenang Kategori Bahasa Ruang Publik PTN dan PTS : Sekolah Tinggi Teknologi Nuklir Yogyakarta

3. Pemenang Kategori Buku Sastra Serius : Agama Apa Yang Pantas Bagi Pohon-pohon, Eko Triono, Penerbit Diva Press

4. Pemenang Kategori Buku Sastra Jawa : Mak Ana Asu Mlebu Ngomah, Andy Sri Wahyudi, Penerbit Garudhawaca

5. Tokoh Penggerak Bahasa dan Sastra Jawa : Bondan Nusantara

6. Tokoh Penggerak Bahasa dan Sastra Indonesia : Suminto A Sayuti

 

penerbit garudhawaca

Penerbit Buku Online dan percetakan